KANALEKONOMI.ID — Laju IHSG memang sempat terseok di awal sesi dengan dibuka melemah ke posisi 6.392. Namun, tekanan jual tak bertahan lama. Dalam beberapa menit pertama, aksi beli mulai mendominasi dan mendorong indeks menembus level psikologis 6.400.
Rentang pergerakan indeks pada pagi ini tercatat cukup lebar, dari level terendah 6.376 hingga tertinggi 6.424. Artinya, volatilitas di awal sesi cukup terasa, tetapi sentimen positif akhirnya memenangkan perang di lantai bursa.
Transaksi dan Partisipasi Pasar
Hingga pukul 09.05 WIB, nilai transaksi yang terjadi di bursa sudah mencapai Rp 897 miliar. Jumlah tersebut melibatkan 2,384 miliar lembar saham yang diperdagangkan sebanyak 160.013 kali.
Sentimen beli terlihat dari jumlah saham yang menghijau. Sebanyak 297 saham tercatat menguat, sementara 206 saham lainnya melemah. Adapun 189 saham lainnya masih stagnan atau tidak berubah dari harga penutupan kemarin.
Kinerja IHSG dalam Sepekan dan Sebulan
Penguatan pagi ini melanjutkan tren positif jangka pendek. Secara mingguan, IHSG tercatat naik 0,42 persen. Pencapaian yang sama juga diraih secara bulanan, di mana indeks menguat 0,42 persen.
Jika melihat rentang waktu yang lebih panjang, kinerja IHSG masih menunjukkan resiliensi. Dalam tiga bulan terakhir, indeks berhasil menguat 1,62 persen, menandakan adanya akumulasi bertahap dari pelaku pasar.
Meski demikian, investor tetap perlu mencermati tren jangka menengah. Dalam enam bulan terakhir, IHSG masih tercatat melemah cukup dalam, yakni 20,95 persen. Angka ini mengindikasikan bahwa meskipun ada momentum pemulihan, indeks masih berada di bawah level tertingginya beberapa bulan lalu.
Pergerakan indeks pagi ini menjadi sinyal awal bagaimana sentimen pasar akan terbentuk hingga penutupan nanti. Para pelaku pasar tampaknya masih mencermati sejumlah faktor eksternal dan internal, termasuk arah kebijakan suku bunga global serta aliran dana asing di pasar domestik.